Kamis, 19 September 2019

TEKNOLOGI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0

Kamis, 19 September 2019

Assalamualaikum WR.WB

Haii teman-teman semua dimanapun anda berada, mudah-mudahan kita selalu dalam  lindungan Allah SWT yah, sehat jasmani dan rohani aamiin, dan tak lupa sehat kantongnya juga yah agar semangat selalu dalam menuntut ilmunya.. sebelumnya siapkan dulu deh minuman dan makanan ringannya biar asik ketika baca artikel saya ini. 😃 kembali lagi dengan saya keluarga udin sedunia, udin yang sakit perut yaitu Muhamad Mahfudin, Mahasiswa institut agama islam sahid bogor (INAIS) prodi Perguruan Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), alhamdulillah saat ini sudah menginjak semester 3, yeeeey.Pada artikel kali ini saya akan memaparkan mengenai  TEKNOLOGI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 yang dibuat untuk memenuhi salah satu tugas dari mata kuliah Media dan Teknologi yang diampu oleh dosen kami yaitu Ibu Hana Lestari, M.Pd yang makin cetar membahana.. 😍


Sebelum revolusi industri terjadi pada zaman pra revolusi dimana semua kegiatan dilakukan oleh tangan manusia tanpa bantuan tenaga mesin atau yang disebut dengan pra industrial. Revolusi industri 1.0 terjadi  pada abad 17 sampai awal abad ke-18, terjadi perubahan industri dari tenaga manusia ke mesin akibat penemuan tenaga uap oleh para ilmuwan. 
Revolusi industri 1.0 menandai hadirnya industri manufaktur dalam skala masif. Pabrik-pabrik yang memproduksi benda kebutuhan kita seperti sabun, motor, hingga lemari bisa ada sekarang karena adanya revolusi industri ini.
Revolusi industri 2.0 terjadi pada pertengahan abad ke-18 dimana revolusi ini ditandai dengan pemanfaatan tenaga listrik untuk mempermudah serta mempercepat proses produksi, distribusi, dan perdagangan. 
Simbol penting yang menandai era ini adalah produksi berjalan yang dimulai oleh pabrik mobil Ford. Akibatnya banyak pabrik mobil tutup karena kalah bersaing dari 250 perusahaan menjadi 20 perusahaan. Pabrik-pabrik manufacturing di Indonesia sampai saat ini masih menggunakan prinsip ban berjalan.




Revolusi industri 3.0 ini disebut sebagai revolusi informasi dimana terjadi ledakan informasi digital. Berawal dari ditemukannya PLC (Programmable Logic Controller) sehingga mesin industri dapat berjalan sendiri dan menyebabkan biaya produksi makin murah. 
Selain itu, terjadi perubahan dalam segi informasi digital. Saat ini, kita sudah tidak beli kaset kalo mau dengerin musik tapi bisa lewat musik digital. Dalam dunia fotografi juga, ambil foto lebih mudah karena sudah ada kamera digital tidak perlu memakai kertas film sebagai medianya. Revolusi ini dimulai pada tahun 1960 an hingga 2010. Personal computer, internet, smartphone menjadi penanda revolusi 3.0
Revolusi industry 4.0 ini ditandai dengan Robot, artificial intelligence, machine learning, biotechnology, blockchain, internet of things (IoT), driverless vehicle. Para karyawan pembuat mobil akan digantikan oleh robot. supir taksi digantikan oleh driverless car, kurir JNE akan digantikan drone, Bank akan digantikan smartphone dan blockchain, lalu artificial intelligence akan membantu anda memesan makan siang via go food dan bisa juga mencarikan kamu pacar kalo jomblo.

Revolusi Industri 4.0 merupakan salah satu pelaksanaan proyek strategi teknologi modern Jerman 2020 (Germany High-Tech Strategy 2020). Strategi tersebut diimplementasikan melalui peningkatan teknologi sektor manufaktur (industri), penciptaan kerangka kebijakan strategis yang konsisten, serta penetapan prioritas tertentu dalam menghadapi kompetisi global.
Revolusi industri 4.0 telah mengubah hidup dan kerja manusia secara fundamental. Berbeda dengan revolusi industri sebelumnya, revolusi industri generasi ke-4 ini memiliki skala, ruang lingkup dan kompleksitas yang lebih luas. Kemajuan teknologi baru yang mengintegrasikan dunia fisik, digital dan biologis telah mempengaruhi semua disiplin ilmu, ekonomi, industri dan pemerintah.

Pendidikan 4.0 merupakan istilah umum yang digunakan oleh para ahli teori pendidikan untuk menggambarkan berbagai cara untuk mengintegrasikan teknologi cyber baik secara fisik maupun tidak ke dalam pembelajaran. Ini adalah lompatan dari pendidikan 3.0 yang mencakup pertemuan ilmu saraf, psikologi kognitif, dan teknologi pendidikan, menggunakan teknologi digital dan mobile berbasis web, termasuk aplikasi, perangkat keras dan perangkat lunak dan hal lain dengan teknologi di depannya.
Pendidikan 4.0 adalah fenomena yang merespon kebutuhan revolusi industri keempat dimana manusia dan mesin di selaraskan untuk mendapatkan solusi, memecahkan masalah dan tentu saja menemukan kemungkinan inovasi baru. Pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi, menyesuaikan kurikulum pendidikan dengan tantangan dan kebutuhan pada era sekarang ini. Kurikulum yang membuka akses bagi generasi milenial mendapatkan ilmu dan pelatihan untuk menjadi pekerja yang kompetitif dan produktif.



Berbicara masalah revolusi industri 4.0 dan kaitannya dengan pendidikan  tentu saja dunia pendidikan adalah hal yang utama dan sentral untuk mengikuti arus revolusi industri ini karena akan mencetak dan menghasilkan generasi-generasi berkualitas yang akan mengisi revolusi industri 4.0. Pendidikan di era revolusi industri 4.0 berupa perubahan dari cara belajar, pola berpikir serta cara bertindak para peserta didik dalam mengembangkan inovasi kreatif berbagai bidang. 
Dengan hal ini, dapat menekan angka pengangguran di Indonesia khususnya dalam persaingan pasar globalRevolusi industri generasi empat tidak hanya menyediakan peluang, tetapi juga tantangan bagi generasi milineal. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai pemicu revolusi indutri juga diikuti dengan implikasi lain seperti kompetisi manusia vs mesin, dan tuntutan kompetensi yang semakin tinggi.
Untuk itu inovasi teknologi di bidang pendidikan untuk mendukung pembelajaran sangat dibutuhkan pada era ini untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia supaya bisa bersaing di kancah global, maka diperlukan lembaga-lembaga pendidikan dan guru-guru untuk melakukan pembelajaran kreatif dan inovatif. Tentunya ini akan berjalan apabila didukung dengan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi di era revolusi industri 4.0


mmmp,, bagaimana menurut kalian tentang pemaparan materi tersebut, mudah-mudahan bisa bermanfaat tuk kita semua yaah,, aamiin. 

Nah cukup sekian dari saya, mohon maaf bila materinya kurang lengkap dan mohon maaf bila ada kata dan penulisan yang salah, karna saya masih dalam tahap belajar..
akhirulkalam wassalamualaikum WR.WB daaaaaaaaaaaaaah., 😅

Senin, 22 Juli 2019

RPP KAJIAN IPA

RPP IPA Kelas 5 Tema 1 Organ Gerak Manusia Dan Hewan


Assalamualaikum Wr.Wb

Hai teman-teman semua, bertemu kembali bersama saya afud, apaah kabar semua? tentu baik-baik aja yah, aamiin. Dalam Blog pribadi saya ini saya akan sedikit memaparkan sedikit tentang RPP kajian ipa, untuk memenuhi tugas kampus saya, dari salah satu dosen kita yang cetar membahana ... siapa lagi kalau bukan beliau, yup betul, beliau adalah ibu hana lestari M.Pd (Memang Percaya Diri)
ehhhh dari pada ngaco mending kita simak yuk salah satu tugas saya ini...!!!






Nama Sekolah             : MIS MUTA’ALIMIN
Nama Guru                 : Muhamad Mahfudin
Kelas / Semester          :  5 /1
Tema                           :  Organ Gerak Hewan Dan Manusia(Tema 1)
Sub Tema                    :  Organ Gerak Hewan (Sub Tema 1)
Pembelajaran ke          :  1
Alokasi waktu             :  1 Hari

A.    KOMPETENSI INTI
  1. Bertakwa kepada ALLAH SWT.
  2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman dan guru.
  3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah.
  4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis dan sistematis, dalam karya yang estetis dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

B.     KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR

Muatan : IPA
No
Kompetensi
Indikator
3.1
Menjelaskan alat gerak dan fungsinya pada hewan dan manusia serta cara
memelihara kesehatan alat gerak manusia.
3.1.1 Mengetahui fungsi alat gerak pada
manusia dan hewan.

3.1.2 Menunjukan cara menjaga
kesehatan alat gerak.

4.1
Membuat model sederhana alat gerak manusia dan hewan.
4.1.1    Menciptakan alat peraga dari bahan bekas.


C.    TUJUAN
  1. Dengan membaca teks tentang organ gerak hewan dan manusia, siswa dapat menyebutkan alat gerak hewan dan manusia secara benar.

D.    MATERI
  1. Bacaan organ gerak hewan dan manusia

E.     PENDEKATAN & METODE
       Pendekatan          : Scientific
Strategi                 : Cooperative Learning
Teknik                  : Example Non Example
Metode                 : Penugasan, pengamatan, Tanya Jawab, Diskusi dan Ceramah

F.     KEGIATAN  PEMBELAJARAN

Kegiatan
Deskripsi Kegiatan
Alokasi
Waktu
Pembukaan
  1. Kelas dimulai dengan dibuka dengan salam, menanyakan kabar dan mengecek kehadiran siswa
  2. Kelas dilanjutkan dengan do’a dipimpin oleh salah seorang siswa. Siswa yang diminta membaca do’a adalah siswa yang hari ini datang paling awal. (Menghargai kedisiplikan siswa).
  3. Siswa diingatkan untuk selalu mengutamakan sikap disiplin setiap saat dan menfaatnya bagi tercapainya cita-cita dikemudian hari.
  4. Pembukaan dengan tepuk-tepukan menyanyi dll.
i

15 menit
Inti
Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran
·         Pada awal pembelajaran, guru mengondisikan siswa secara klasikal dengan mendeskripsikan ilustrasi gambar dan percakapan yang merangkum kompetensi-kompetensi yang akan dipelajari.
·         Siswa mengamati gambar dan percakapan tentang organ gerak hewan dan manusia.
·         Biarkan siswa mengamati dan menganalisa gambar dan percakapan secara cermat.


Catatan:
1)      Eksplorasi: Ajarkan siswa untuk mengeksplorasi gambar secara cermat untuk menggali informasi.
2)      Pengumpulan Data: Ajarkan siswa sehingga terbiasa untuk mengolah data menjadi sebuah informasi yang berguna melalui konsep pelaporan tertulis.
3)      Komunikasi: Rangsang keingintahuan siswa dengan dialog interaktif.

Hasil yang Diharapkan
1.      Siswa terangsang untuk ingin tahu dan mempelajari lebih lanjut tentang organ gerak hewan dan manusia.
2.      Siswa memiliki kepekaan dan kepedulian terhadap organ gerak.

A.    Ayo Membaca
·         Siswa membaca bacaan berjudul Organ Gerak Manusia dan Hewan.
Alternatif kegiatan membaca:
1.      Guru memberikan waktu selama 5 menit dan siswa diminta dalam hati.
2.      Guru menunjuk satu siswa untuk membacakan bacaan tersebut dan meminta siswa lain menyimak.
3.      Bacaan tersebut dibaca secara bergantian dan bersambung oleh seluruh siswa.
Hasil yang diharapkan
-          Siswa gemar membaca.
-          Siswa memiliki keterampilan untuk menggali informasi dari sebuah bacaan.
-          Melalui bacaan, siswa dapat mengetahui organ gerak manusia dan hewan.
·      Selesai membaca, siswa mencari dan menentukan ide pokok tiap    paragraf  dari bacaan yang telah dibacanya.
Alternatif jawaban
1.      Paragraf 2: Gerak pada manusia dan hewan menggunakan organ    geraktersusun dalam sistem gerak.
2.      Paragraf 3: Organ gerak manusia dan hewan memiliki kesamaan yakni tulang dan otot.
3.      Paragraf 4: Tulang merupakan alat gerak pasif.
4.      Paragraf 5: Otot merupakan alat gerak aktif.


Hasil yang diharapkan
-          Siswa memiliki keterampilan berbahasa Indonesia dengan baik dan benar khususnya dalam memahami bacaan dan menentukan ide pokok bacaan.
-          Siswa mampu menentukan ide pokok bacaan.

B.     Ayo Menulis
·         Pada kegiatan: Ayo Menulis, secara mandiri siswa mencoba membuat paragraf berdasarkan ide pokok yang telah ditentukan.

Alternatif Jawaban
1.      Paragraf 1: Organ gerak manusia dan hewan terdiri dari dua macam. Ada organ gerak pasif, yakni tulang. Ada juga organ gerak aktif, yakni otot. Tulang dan otot memiliki fungsi masing-masing dalam sistem gerak manusia dan hewan.
2.      Paragraf 2: Organ gerak banyak sekali fungsinya. Dengan organ gerak, kita dapat melakukan gerakan-gerakan dalam kegiatan sehari-hari. Misalnya, berjalan, berlari, memanjat, memegang, berenang, menggenggam, menoleh, dan lain-lain.
3.      Paragraf 3: Tanpa organ gerak manusia tidak akan bisa melakukan gerakan apa-apa. Manusia tidak akan bisa melakukan aktivitas sehari-hari. Hal tersebut dikarenakan organ gerak adalah sistem yang meneruskan perintah dari otak dalam mengendalikan gerakan-gerakan, baik gerakan-gerakan spontan karena adanya rangsangan dari luar maupun gerakan-gerakan terencana.
Hasil yang diharapkan
-          Siswa memiliki keterampilan mengembangkan ide pokok menjadi
-          sebuah paragraf.
-          Siswa mengetahui fungsi organ gerak.
-          Siswa dapat mandiri, bertanggung jawab, serta tekun dalam mengerjakan tugas.
80 menit


Penutup
1.      Siswa mapu mengemukan hasil belajar hari ini
2.      Guru memberikan penguatan dan kesimpulan
3.      Siswa  diberikan kesempatan berbicara /bertanya dan menambahkan informasi dari siswa lainnya
4.      Salam dan do’a penutup di pimpin oleh salah satu siswa.
15 menit

G.    PENILAIAN
Penilaian terhadap proses dan hasil pembelajaran dilakukan oleh guru untuk mengukur tingkat pencapaian kompetensi peserta didik. Hasil penilaian digunakan sebagai bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar dan memperbaiki proses pembelajaran. Penilaian terhadap materi ini dapat dilakukan  sesuai kebutuhan guru yaitu dari pengamatan sikap, tes pengetahuan  dan presentasi unjuk kerja atau hasil karya anak.

Teknik Penilaian:
1.      Penilaian Sikap: Percaya diri, peduli, tanggung jawab, disiplin
a)      Disiplin     
b)      Tanggung Jawab

2.      Penilaian Pengetahuan: tes tertulis
Siswa mengerjakan soal-soal latihan tertulis, remedial, dan pengayaan pada buku siswa.
a)      Mencari ide pokok bacaan
b)      Menuliskan Ide Pokok dari Bacaan
              

H.    REMEDIAL ATAU PENGAYAAN
a. Remedial atau Pengayaan
Coba amati kegiatanmu sehari-hari.
1.         Tunjukkan gerakan dalam kegiatanmu sehari-hari yang memanfaatkan organ gerak:
..................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
2.         Apakah yang akan terjadi jika organ gerakmu tidak dapat bekerja sebagai mestinya?
........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

I.       SUMBER DAN  MEDIA
1.      Buku, teks bacaan organ gerak hewan dan manusia, gambar tentang organ gerak hewan dan manusia
2.      Buku Pedoman Guru Tema 1 Kelas 5 dan Buku Siswa Tema 1 Kelas 5 (Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013, Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2014).
Refleksi Guru










Catatan Guru
1. Masalah                   :……….
2. Ide Baru                  :………..
3. Momen Spesial        :………….




Mengetahui
Kepala Sekolah,



………………………………
NIP. …………………………
…………………,    ...............
Guru Kelas 5 ,



……………………………
NIP………………………….





Nah itu dia teman-teman tugas RPP kajian ipa saya, dan ini adalah gambar buku yang saya pakai saat mengajar di kelas.









Bagaimana pendapat kalian pasti masih banyak kekurangan yah. mohon dimaklumi, karna Manusia itu tidak luput dari lupa dan dosa.maka dari itu tolong beri saya masukan kritik dan saran yah dengan cara komen di kolom bawah ini yah guys.,kurang lebihnya mohon dimaafkan,,, ☺


Wassalamualaikum Wr.Wb

Sabtu, 20 Juli 2019

PIPA SUARA ALAT PERAGA KAJIAN IPA SD/MI

ASSALAMUALAIKUM WR.WB


salam sejahtera untuk kita semua. Apa kabarnya..? tentunya baik-baik saja yah,aamiin.
perkenalkan nama saya Muhamad Mahfudin biasa di panggil afgan (kalo di panggung) kalian boleh panggil saya, mahasiswa dari INSTITUT AGAMA ISLAM SAHID BOGOR (INAIS) . Pada kesempatan ini saya akan sedikit memaparkan mengenai salah satu alat peraga yang ada di PPIPTEK yang pastinya bisa membantu kita untuk pembelajaran IPA di SD/MI. Saya buat blog ini untuk memenuhi salah satu tugas dari dosen saya yaitu ibu Hana Lestari, M.Pd yang begitu cetar dikalangan dosen yang lain. ☺

Tapi sebelumnya saya mau minta maaf bila ada kesalahan penulisan kata-kata atau isi pokok pembahasan. Semoga bermanfaat yah.

Alat peraga yang satu ini adalah salah satu alat peraga yang berada di PP IPTEK TMII

Nah itu dia alat peraganya ☝ foto ini saya ambil saat saya observasi ke pp iptek tmii bersama teman-teman kelas PGMI semester II yang saat ini sedang proses ke semester III, doakan kita yah.. 

Oke yang akan kita bahas pada kesempatan kali ini adalah ;

1. Cara Pembuatannya : Seperti yang sudah kita lihat pada gambar diatas, disana terdapat pipa besar yang disangga oleh besi dan teriplek sebagai dudukannya, Namun anda jangan khawatir, karna anda masih bisa membuat alat peraga ini dengan sangat mudah dan sederhana, yang anda butuhkan hanya pipa yang elastis dan corong atau benda lain untuk dijadikan alat berbicara / mendengarkan.

2. Materi Yang Sesuai Untuk Alat Peraga Tersebut : Dari alat peraga tersebut, bisa kita gunakan untuk mendukung pembelajaran IPA khususnya dalam materi sumber energi, salah satunya adalah energi bunyi.

3. Cara Penggunaan : Gelombang tekan yang dihasilkan bunyi suara anda dapat dihantarkan sejauh itu karna berada didalam tabung, dan dihantarkan melalui tabung . Tanpa tabung gelombang suara akan memudar. Gelombang terarah merambat lebih jauh lagi karna energinya dihantarkan dalam satu arah. Kapten kapal dulunya menggunakan tabung suara untuk berbicara dengan ahli mesin di ruang mesin, dan hingga sekarang mereka masih menggunakannya.

4. Keunggulan : Keunggulan alat peraga ini, mudah dipelajari dan alat-alatnya mudah didapat, alat peraga ini cocok untuk bahan permainan anak-anak baik dirumah atau di sekolah. Dan bagi dewan Guru / Pendidik alat praga ini cocok untuk pembelajaran peserta didik di jenjang SD/MI sederajat.








Terimakasih atas perhatian anda, semoga bisa bermanfaat bagi kita semua. jangan lupa berusaha dan berdoa karna hidup adalah perjuangan, dan nikmati prosesnya., ☺❤



JANGAN LUPA KOMEN YA.......!!!!!!!!!!!!!



WASSALAMUALAIKUM WR.WB ✌